"Aku siap dengan resiko itu. Pembangunan gagal, aku bisa mengusahakannya kembali, asal aku bisa menikah dengan Valerie," ucapan Maverick menggema dalam keheningan.Tak selang beberapa lama, ucapan Maverick disusul dengan bunyi tamparan yang cukup keras. Anastasia di ambang pintu menutup mulutnya karena keterkejutan, sementara Maverick sedikit terhuyung akibat tamparan yang dilayangkan Edric. “Berani kamu membantah?!”Tatapan Maverick tak kalah tajam dari sang ayah. Rahangnya mengeras, sekuat tenaga dia menahan diri agar tidak murka. Meski bagaimanapun sosok di hadapannya itu ayahnya.“Tapi aku juga berhak bahagia, Yah. Aku berhak memilih jalan hidupku sendiri karena aku yang menjalaninya,” ucapnya masih dengan kesabaran.“Lakukan! Lakukan kalau itu maumu. Lakukan kalau kamu mau perusahaan kita hampir bangkrut lagi seperti waktu itu! Kelaparan, kesusahan, tak ada yang percaya, kamu mau, hah?!” Dadanya naik turun dengan nafas yang terengah. Maverick terdiam untuk beberapa saat. “Tapi
Read more