Sejak awal, penthouse ini sudah terasa seperti neraka bagi Rosélia. Hidup berdua satu atap dengan pria yang sama sekali tak dia cintai. Jangankan cinta, kenal pun hanya sebatas nama.Namun, seiring berjalannya waktu, Rosélia berusaha menerima semuanya. Mencoba menikmati kehidupan barunya sebagai bagian dari keluarga Ashbourne. Tapi, siapa sangka di tengah ketenangan itu, Valerie terbangun.Bukan keberatan, buka tak bersykur atas bangunnya Valerie. Tapi tak bisa dipungkiri, kehidupan Rosélia kembali berubah setelah adiknya itu sadar."Rosé, ambilkan jus jeruk ke sini. Valerie menginginkannya," ucap Maverick sedikit berteriak dari ambang pintu kamarnya. Saat itu Rosélia memang tengah berada di dapur."Dia tak bisa berjalan ke sini? Aku sedang memasak telur, tanggung," jawab Rosélia. Setelah kejadian garpu kemarin, Rosélia berusaha melupakannya. Dia menjalani pemulihannya seperti biasa.Rosélia tak menoleh karena dia fokus pada wajan berisi telur di sana. Maverick tak menjawab."Ck, disu
Read more