Mengingat masa lalu memang jelas dia bersalah. Ratu Estelle hanya ingin bersamanya. Ratu Estelle menghargainya, tapi ia sendiri yang mendirikan tembok. Sekalipun Ratu Estelle menghinanya, ia menerimanya. "Kau." Ratu Estelle menunjuk Kaisar Raymond. Masa bodoh di hadapannya seorang kaisar. Dari dulu ia ingin mengatakannya. "Ratu Estelle hanya ingin ada yang menghargainya. Dia jahat karena ada penyebabnya. Tidak mungkin dendam akan tercipta tanpa rasa sakit hati termasuk Helena. Dia dendam pada ku karena kau penyebabnya Kaisar Raymond. Menikahlah dengan Helena dan jangan mengganggu ku." Kaisar Raymond menggelengkan kepalanya. Kali ini ia merasa ingin mengingkari janjinya. "Anda seorang Kaisar. Apa anda ingin mengingkari janji anda pada Helena?" Ratu Estelle menekan keningnya dan tertawa. Ingin sekali ia mengatakan di hadapannya seorang bajingan. Mengeluarkan semua unek-unek di hatinya. Bajingan ini "Anda ingin membuat ku tertawa. Anda bagaikan seorang pria yang gila. Pria
Read more