Ratu Estelle, Ana, Jasper dan Asher kembali melanjutkan perjalanannya. Mereka sudah membawa bekal dari penginapan tadi. Rasa haus membuat mereka mudah lelah. Kini mereka melewati sebuah tanah gersang dan tandus. Terik matahari seolah berada di atas mereka. "Jasper, Asher apa kalian lelah?" Tanya Ratu Estelle. Jasper dan Asherlah yang menjadi kusir. Mereka tidak pernah mengeluh selama perjalanan. "Tidak Kak. Kita sebentar lagi sampai," ucap Asher. Dia meneguk air yang berada di sampingnya. "Jasper kau mau minum?" Tawarnya. "Tidak kau minum duluan." Jawab Jasper. Tiba-tiba saja ada angin yang berputar berhenti di depan mereka sehingga membuat kuda tidak mau jalan. Asher dan Jasper terbatuk. Ratu Estelle keluar di ikuti Ana. Lalu dia melihat budak siluman keluar dari angin itu dan seorang pria. Gila, mau apa mereka datang kesini? Tanya Ratu Estelle. Padahal ia tidak memiliki urusan dengan mereka. "Yang Mulia maaf, saya baru menemui anda," ucap Henry. Kini pakaiannya
Read more