Hari berikutnya, Ashlan pergi untuk memeriksa kondisi Lira. Dan untungnya, saat itu kondisi Lira sudah membaik. Dia sudah kembali sadar, bahkan dia juga sudah bisa beraktivitas seperti semula. "Syukurlah kamu sudah jauh lebih baik, Lira.""Iya. Ini semua juga berkat kamu. Terima kasih ya, Ashlan," ucap Lira."Tidak perlu berterima kasih. Karena bagiku, melakukan hal seperti itu bukan suatu hal yang terlalu sulit dan juga berat untukku. Itu semua memang sudah sepantasnya," jawab Ashlan. "Oh ya, Ashlan. Bagaimana dengan lahan itu? Apakah kamu sudah membersihkannya?"Ashlan mengangguk dengan bangga. Karena pagi tadi, lebih tepatnya pagi-pagi sekali, Ashlan bangun lebih dulu dan kemudian langsung membersihkan lahan yang telah kembali subur itu. "Ini kamu rapi begini, mau pergi ke mana?" tanya Lira."Ah, ini... rencananya aku pergi ke pasar. Aku ingin membeli beberapa bibit tanaman untuk ditanam di lahan itu. Siapa tahu, mungkin nanti kebun kecil itu akan bisa berkembang dan bisa memban
Last Updated : 2026-07-04 Read more