"Kenapa aku? Kenapa harus aku?" tanya Ashlan.Mata pemuda itu sibuk melihat kepada lima wanita sekaligus secara bergantian—menuntut jawaban yang membuatnya penasaran. "Aku yakin, di luar sana banyak orang-orang yang terlahir seperti diriku. Kenapa nona-nona sekalian memilihku?"Lira kemudian menjawab tanpa ragu. "Jika memang mudah menemukan orang seperti kamu, maka kami tidak mungkin terjebak di tempat ini hampir 100 tahun, Ashlan."Sesaat kemudian... sunyi. Cukup lama.Kemudian, dengan suara yang sedikit bergetar, pemuda itu bertanya, "Bagaimana jika aku menolak?" Pertanyaan itu keluar pelan, namun cukup tajam.Awalnya ada perasaan takut untuk bertanya. Tetapi daripada menyesal seumur hidup... lebih baik dicoba saja. Kelima wanita itu saling bertukar pandang setelah mendengar pertanyaan tersebut.Lalu, Lira kembali menatap Ashlan dalam. "Kamu tidak akan menolak." Terdengar seperti ancaman, tetapi juga bukan. Lebih seperti kepastian yang meyakinkan.Sesaat, sunyi kembali datang. Pri
Last Updated : 2026-05-24 Read more