Sepuluh menit.Bagi sebagian orang, sepuluh menit hanyalah waktu yang singkat untuk menyeruput secangkir kopi panas atau menunggu kereta datang. Namun bagi Bumi Ganendra, sepuluh menit ini adalah sisa masa hidupnya sebagai manusia merdeka. Setelah ini, seluruh hidup dan raganya akan menjadi milik Vania Valerine sepenuhnya—sebuah properti mahal yang wajahnya akan dibentuk ulang sesuai dengan ambisi sang majikan.Langkah Bumi terasa berat saat ia memasuki lorong rumah sakit yang sunyi. Ia sama sekali tidak memedulikan tatapan aneh dan ngeri dari para perawat yang melihat tubuh tegapnya dipenuhi luka, darah, dan sisa lumpur jalanan. Di belakangnya, Vania berjalan dengan ketukan stiletto yang anggun namun tegas, seperti sesosok malaikat maut yang luar biasa cantik, namun memancarkan aura bahaya.Bumi berhenti tepat di depan kaca besar ruang ICU. Di balik sana, Laras masih terbaring diam. Namun, monitor di sampingnya tidak lagi menunjukkan tanda-tanda darurat yang mengerikan. Angka-angkany
Last Updated : 2026-05-24 Read more