"Gawat! Gawat! Perang Dunia Ketiga bakalan meletus!" Aksa yang baru saja menyelimuti adiknya langsung menoleh ke arah pintu. Rani muncul sambil membanting pintu dengan raut panik. "Hah? Yang bener, Tan?" Vino sampai bangkit dari posisi berbaringnya. Dapat restu Bram saja belum, masa dunia mau berakhir? "Suer!" Rani segera duduk di karpet. Napasnya tampak ngos-ngosan. "Negara mana sama negara mana yang mulai duluan?" "Mami kamu sama Pria Busuk." Vino mengerjapkan mata, tak paham. Sementara Aksa langsung memejamkan mata dan menarik napas panjang sebelum ikut duduk di karpet. "Pria Busuk siapa sih, Tan? Ini perang dunia beneran apa gimana, sih?" tanya Vino dengan kening berkerut. "Mami kamu sama mantan besannya, itu lho! Kamu ngorok di IGD, sih, jadi nggak tahu ceritanya!" Rani membongkar kresek yang dibawanya, mengambil susu pisang, lalu menyesapnya se
Ler mais