Mendengar gertakan Pak RT yang terdengar sangat serius dari balik pagar, wajah Arga langsung mendadak pucat.Siska dan Vania yang menyadari situasi kurang menguntungkan itu segera memundurkan langkah mereka dari posisi Arga."Waduh, Pak RT. Tolong jangan bicara soal izin kos dulu, Pak, kita bisa bicarakan di dalam rumah," sahut Arga mencoba bernegosiasi dengan nada khawatir.Melihat ekspresi tegang sang bapak kos, Pak RT justru malah terkekeh geli sambil melambaikan selembar kertas hvs di tangannya."Lah, siapa yang mau mencabut izin kos sampeyan, Pak Arga? Ini loh, saya ke sini mau mengantarkan surat undangan kerja bakti kompleks," ujar Pak RT tertawa renyah.Mendengar penjelasan tersebut, Arga langsung mengembuskan napas lega yang sangat panjang sampai bahunya merosot ke bawah.'Hadeuhhh... bikin jantungan saja ini Pak RT pagi-pagi, gue kira beneran mau ada sidik kasus keributan semalam,' batin Arga mengeluh saking leganya."Oalah, undangan kerja bakti
Last Updated : 2026-06-07 Read more