Aku memekik tertahan, "Luar biasa gagah ...!"Menyaksikan tubuh Peter yang begitu kekar, gairahku makin tak terkendali. Api di perut bagian bawahku makin berkobar hebat. Satu tangan Peter tidak berhenti meremas buah dadaku, menghantarkan rasa geli sekaligus nikmat yang teramat nyaman."Kulum benda ini, lalu gunakan lidahmu untuk berputar perlahan di atasnya. Isap dengan lembut menggunakan mulutmu."Aku membungkukkan tubuh, mataku terpaku lurus pada pusaka raksasa tersebut. Kemudian, aku membuka mulut kecilku dan mengulumnya sekaligus. Sesuai instruksi Peter, kulayangkan lidahku untuk menari-nari di atasnya, lalu mengisapnya perlahan.Tubuh Peter bergetar hebat seiring dengan setiap isapan yang kuberikan. Dia tidak henti-hentinya melontarkan pujian, "Lidahmu lincah sekali, kamu benar-benar wanita jalang yang menggoda!"Dipuji seperti itu, membuat gerakan lidahku makin menggila. Api berahi di dalam perutku menyala kencang, meresap hingga ke sumsum tulang membuatku meremang hebat.Ek
อ่านเพิ่มเติม