"Tadi sore waktu aku belanja di supermarket, aku bertemu Tamara, Mas." Maria bicara saat sudah berada di kamar bersama Rangga malam itu. Ia memperhatikan perubahan ekspresi suaminya. "Tamara sekarang sudah berubah, Mas. Dia berhijab rapi, menutup auratnya dengan sangat baik."Mendengar cerita istrinya, kenyamanan di wajah Rangga mendadak mengendur. "Aku tidak tertarik mendengar tentangnya, Maria," jawab Rangga. Suaranya datar dan dingin. Pria itu mengembuskan napas berat sebelum melanjutkan. "Saran Mas, kamu tidak usah dekat-dekat lagi dengannya. Lebih baik jauhi saja wanita itu mulai sekarang. Kalau tak sengaja bertemu, menghindar saja." Nama itu bagi Rangga merupakan sebuah alarm yang mengingatkannya pada lembaran hitam masa lalu."Dia tadi tiba-tiba berada di dekatku dan menyapa." Maria melanjutkan cerita bagaimana Tamara menanyakan statusnya. "Sepertinya dia pernah melihat mobil Mas masuk ke rumah ini. Bisa jadi dia sudah tahu kalau Rangga menjadi suami Aisyah, bukan Maria.""Tam
Leer más