Saat mobil memasuki pekarangan rumah Emir, suasana tampak lengang. Hanya Mak Tam yang di rumah."Bapak sedang di kantor sama Mbak Aurel, Mbak. Kalau Ibu ke toko roti karena lagi banjir pesanan katering, terus Mas El paling sebentar lagi pulang sekolah." Mak Tam memberitahu Zahra."Iya, Mak." Kemudian Zahra menoleh pada Zein. "Mas ke kamar saja dulu, istirahat. Aku mau ke belakang sebentar mengurus baju kotor.""Oke," jawab Zein singkat lantas menaiki tangga untuk ke lantai dua."Mbak Zahra, biar Mak saja yang ngurusin nanti. Tinggal saja disitu," seloroh Mak Tam saat melihat Zahra mengeluarkan baju-baju kotor dari koper."Nggak, Mak. Ini tanggung jawab Zahra. Biar Zahra kerjain sendiri," tolak Zahra sopan. Satu jam berlalu, langkah kaki tergesa terdengar dari arah pintu depan. Aurel pulang lebih dulu dan langsung menuju area cucian di dapur belakang. Melihat saudaranya sedang sibuk menjemur pakaian, raut jahil seketika terbit di wajah Aurel."Aduuhh, yang habis honeymoon mukanya cer
Read more