“Kamu nggak suka?”Ishhh!!! Pertanyaannya itu loh kenapa sih selalu mengesalkan. Kalau Ica jawab nggak suka ya sudah… semua bunga ini akan hilang dalam hitungan menit. Bahkan sekarang Saka tidak membahaskan dirinya mas lagi. Ya..ya… baru satu bulan menikah tapi rasanya dia sudah mengenal betul tabiat suaminya yang itu. “Siapa bilang aku nggak suka!” jawab Ica ketus. “Oh jadi suka, syukurlah itu ide bu Mirah, katanya wanita suka bunga.” Bisa nggak sih Saka menutup saja mulutnya, paling tidak ica nggak kecewa-kecewa banget, kalau memberi bunga bukan ide suaminya. “Jadi lebih suka tanya bu Mirah, kenapa tidak tanya Farah sekalian!” “Mau tanya kamu sejak kemarin kamu diam saja.” Kok jadi Ica yang salah sih. “Bukannya mas suka aku diam saja, nggak tanya ini itu, kayak waktu sendiri dulu,” omel Ica. “Iya,” jawab pria itu lempeng. “Tapi kalau tidak ada suaramu rumah ini jadi sepi,” lanjutnya. Tetap tenang, Ca. Itu bukan berarti dia rindu suaramu. Ica menepuk pipinya beberapa kali
Read more