Seperti saran ibu ica tak langsung bertanya pada Saka. Suaminya baru saja pulang kerja, dia bahkan tak tahu apa yang dihadapi sang suami ditempat kerja, jadi akan lebih bijak jika menunggu beberapa saat dulu dan membuat sang suami nyaman hingga tak segan untuk cerita. Begitulah nasehat ibu untuk Ica, saat dia tak sabar menunggu semua itu, tapi tak mampu juga dia menyembunyikan kegelisahan hatinya, buktinya suaminya yang sangat amat tidak peka saja sampai tahu. “Ada apa? kamu baik-baik saja?” “Iya,” jawab Ica.Wanita itu duduk di kursi meja riasnya, menghadap sang suami yang duduk di atas ranjang sambil menyesal the yang baru saja dia buatkan. “Apa menyenangkan jalan-jalan tadi dengan Tata?” tanya Saka lagi, kali ini dia sudah meletakkan tehnya di atas nakas dan menatap penasaran pada istrinya. “Iya,” jawab Ica singkat, jawaban yang langsug menimbulkan kerutan di kening pria itu. Ica itu cerewet, suka cerita, maunya diperhatikan dan suka cemburu tak jelas, tapi kali ini wanit
Read more