Suara teriakan Reya mengguncang seluruh rumah.BRAAK!Pintu lantai dua terbuka keras."FELIXXXXX!!!" Suara Reya terdengar lagi, kali ini penuh kemarahan.Felix malah tersenyum semakin lebar."Akhirnya energinya kembali."Reya akhirnya muncul dari lantai dua dengan langkah cepat.Ia sudah mengenakan kembali pakaian kerjanya yang kemarin. Rambutnya diikat seadanya, sementara tas selempang sudah menggantung di bahunya. Dari raut wajahnya saja, semua orang tahu badai besar akan segera datang.Namun tidak ada seorang pun yang tahu bahwa di balik wajah galak itu, kaki Reya sebenarnya sedikit gemetar karena berhadapan dengan pria kejam seperti Felix Wicaksono bukanlah hal yang mudah.Selama ini, ia sudah mendengar banyak cerita tentang bos mafia yang dingin, kejam, dan tidak pernah memberi ampun pada siapa pun yang berani menantangnya."Apa dia akan marah...? Apa dia akan menghukumku?" Pikiran itu sempat melintas.Hanya saja kalau ia diam saja, harga dirinya akan hancur karena membiarkan pri
Terakhir Diperbarui : 2026-06-14 Baca selengkapnya