Reya refleks menoleh ke arah tangga dengan jantung berdegup keras. Beberapa pelayan lain ikut terdiam sesaat, tetapi anehnya… tak ada satu pun yang terlihat panik.Mata Reya langsung berpindah ke wajah Reon. “Kalian tidak kaget ataupun takut melihat tuan kalian seperti itu?”Reon hanya tersenyum tipis penuh pasrah. “Sudah biasa, Dokter.”“Biasa?” ulang Reya tak percaya.“Tuan Felix memang sering seperti itu saat malam.” Reon menunduk hormat sebelum melanjutkan pelan, “Beliau mengalami insomnia cukup parah dan membuatnya sering membuat keributan… dan biasanya membutuhkan perawatan.”“Aku bukan psikiater,” protes Reya cepat sambil melipat tangan di dada. “Kalau insomnia berat biasanya perlu evaluasi pola tidur, tingkat stres, gangguan hormon, konsumsi zat tertentu, atau terapi khusus dari dokter yang memang menangani gangguan tidur.”Reon kembali menatapnya penuh harap. “Tolong, Dokter Reya… jangan menyulitkan kami.”Beberapa pelayan lain ikut memandang Reya dengan wajah cemas seolah ha
آخر تحديث : 2026-05-29 اقرأ المزيد