Sore hari, Dewa dan Damian memutuskan pulang. Keduanya menitipkan Karin pada Leonard untuk malam ini. Segala sesuatunya telah dibeli, termasuk makanan, air mineral, dan tisu. Bahkan Leonard bisa berbaring di atas sofa empuk di ruang rawat bertanda super. Beberapa rumah sakit ternama memang kadang memberi fasilitas kepada satu anggota keluarga yang ditugaskan berjaga. Luka Karin berangsur membaik, meski kadang ia masih merasakan sakit ketika bergerak secara berlebihan. Lukanya tidak boleh terkena air. Meski sudah memakai plester anti air, ia tetap tidak berani mandi sendiri. Karin memerlukan bantuan Leonard, lebih tepatnya ia ingin bermanja-manja. Kapan lagi melihat bos mafia merawat seorang pasien. "Sayang, aku mau makan buah," pinta Karin. Leonard meninggalkan ponselnya, lalu menghampiri Karin. Ia memotong apel dengan kecepatan tangan yang membuat siapa pun tercengang."Apa semua mafia sangat ahli menggunakan pisau?" Karin mengambil potongan apel yang presisi, bersih, ini menakjub
Última atualização : 2026-09-30 Ler mais