Karin diturunkan tepat di gerbang kediaman Eden Voss. Sebelum masuk, Dewa menyentuh bibir kekasihnya dalam waktu lama sampai penjaga gerbang heran sendiri. Mereka bahkan mengetuk kaca mobil untuk mencari tahu siapa gerangan tamu tak dikenal ini. Begitu melihat Karin yang turun, barulah penjaga tersenyum dan merasa tidak enak.“Selamat pagi, Pak,” sapanya, lalu meminta masuk.Masih setengah jam lagi sebelum pukul 10 pagi. Karin yakin jika Eden Voss sudah bangun. Karena hari ini hanya jalan-jalan saja, Karin pun menunggu di ruang tamu.“Kamu sudah datang rupanya. Siapa yang mengantarmu?”Karin menoleh, ia menyapa Eden dulu. “Itu Dewa.”“Bukannya kalian sudah putus?”“Siapa yang mengatakan itu? Aku dan dia baik-baik saja.”Tangan Eden mengepal. “Kamu sungguh suka dengan dia?”“Ya, begitulah.” Karin tersenyum. “Oh, ya, kita mau ke mana?”“Ke wahana permainan.”“Oh.” Karin sempat heran kenapa Eden malah mau ke wahana. Ah, ia tahu sebabnya. Karena terlalu sibuk, Eden pasti tidak punya waktu
Last Updated : 2026-09-21 Read more