Karin belum mendapat panggilan dari Dewa padahal waktu telah menunjukkan pukul delapan pagi. Itu malah bagus, tetapi Karin sedikit menderita. Di pagi ini kedua buah ranumnya terisi penuh, dan bila tidak dikeluarkan, maka Karin akan merasakan sakit. Biasanya rasa itu akan membuat tubuhnya meriang yang berujung pada demam.Saat Teguh ada di rumah, Karin malah lupa untuk meminta bantuan. Ya, meski Karin tahu Teguh selalu menolak bila disuruh meneguk asi. Karin heran sendiri, padahal sebelum ada asi, suaminya sangat suka menyusu. Sekarang ada isinya, kenapa Teguh malah tidak suka? Lupakan soal itu. Karin mengambil wadah yang bisa menampung asinya. Baru ingin memompa, ponselnya berdering. Panggilan dari Dewa tiba. Ia segera mengusap layar. "Halo, Dewa.""Aku tunggu di kantor," ucap Dewa dari seberang telepon. "Baiklah, aku segera datang." Telepon ditutup. Karin juga meletakan wadah yang akan digunakan tadi. Bantuan yang Karin mau, juga tidak diharapkan telah datang. Asi pun tak terbuang
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-07-11 อ่านเพิ่มเติม