Setelah sampai di tujuan, Tiara membeli beberapa kotak bolu untuk para staf di rumah suaminya, dan tentu saja untuk cemilan keluarga yang akan ditaruh di kulkas dapur bersih.Begitu melangkah masuk ke dalam rumah, Tiara menghentikan langkahnya di ruang tengah. Ia melihat seorang dokter visit baru saja keluar dari kamar Sari dengan raut wajah serius, disusul oleh seorang perawat yang membawa tas medis di belakangnya."Siang, Dok. Dokter yang merawat Teh Sari? Bagaimana keadaan Teh Sari, apa masih bisa sembuh?""Ya, betul, saya dokter yang merawat Nyonya Sari Dirgantara. Kalau boleh tahu, Adik ini siapanya Nyonya Sari? Kalau adiknya sepertinya tidak, karena setahu saya Nyonya Sari itu anak bungsu dari tiga bersaudara," tanya dokter itu, Arlo Candra, nama yang tertera di papan nama jas putihnya.Tiara sempat tersentak mendapat pertanyaan tajam itu, namun ia segera menguasai diri dan memasang senyum ramah."Saya Tiara, Dok, istri kedua P
Read more