"Terima kasih, Leo. Belum ada lagi, kok, mungkin nanti," jawab Tiara, sedikit canggung karena jarak mereka yang sempat terlalu dekat.Sambil melangkah menyusuri lorong rak, Tiara mencoba mengalihkan suasana. "Leo, dulu waktu Teh Sari masih sehat, apa kamu sering mengantarnya bepergian?""Tidak pernah, Tante," sahut Leo seraya menyelaraskan langkah di sampingnya. "Waktu Tante Sari masih sehat, aku masih kuliah di luar kota. Lagipula setahuku, Tante Sari itu jago menyetir mobil sendiri. Cuma ya... karena sekarang sakit, jadi tidak bisa ke mana-mana lagi.""Oh, begitu... Mandiri sekali, ya," gumam Tiara pelan.Ia mengelus perutnya yang masih ratas. Terpikir di benaknya, andai saja ia sedang tidak hamil, mungkin ia sudah meminta izin pada Bonar untuk belajar menyetir mobil juga. Namun untuk sekarang, keinginan itu terpaksa ia simpan rapat-rapat dalam daftar rencananya nanti."Kenapa, Tante?" tanya Leo memperhatikan perubahan raut wajah T
Read more