“Bu, sudah ditunggu di ruang meeting,” ucap asisten Rani.Rani mendongak dan menatap asisten di depannya. Sejak tadi, ia benar-benar tidak fokus dengan pekerjaannya.Bukan, bukannya ia sedang memikirkan Arka. Namun, ucapan Tama soal perayaan anniversary-nya dengan Airin terus mengusik Rani seharian ini.“Iya, saya akan ke sana,” jawab Rani akhirnya.Asistennya sudah berlalu dari ruangan, meninggalkan Rani seorang diri.“Sial!! Kenapa juga aku malah teringat ucapan Mas Tama?”Rani bangkit, menyambar laptopnya kemudian berjalan cepat ke ruang meeting. Ia tidak boleh membuat yang lain menunggu terlalu lama.Sementara itu di rumah sakit, Tama masih setia menjaga Arka.Demam Arka belum turun, tapi juga tidak terlalu tinggi seperti kemarin. Bahkan Arka sudah mau makan dan minum tidak seperti sebelumnya.“Pa, nanti kalau Arka sudah sembuh. Kita pergi jalan-jalan, ya?” pinta Arka.
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-09-22 อ่านเพิ่มเติม