Sejak Sultan Azfar memutuskan untuk tetap mempercayakan seluruh perawatan kamar utamanya dan memintanya mendampingi di ruang kerja, jalan hidup Nayla berubah tanpa pernah ia duga.Kini, hampir setiap hari gadis itu berdiri setia di sisi penguasa tertinggi Al-Qamar.Ia bukan lagi sekadar pelayan pribadi yang mengurus hal-hal sepele, melainkan sosok pertama yang diajak berdiskusi saat Sultan menelaah lembaran laporan kesultanan.Perubahan kedudukan yang begitu mendadak itu perlahan mulai membuat banyak pasang mata di dalam istana merasa gelisah.Fajar baru saja menyingsing ketika Nayla melangkah masuk ke dalam kamar utama Sultan Azfar.Jemarinya yang cekatan bergerak menata setiap sudut ruangan tanpa ada satu detail pun yang terlewatkan.Ia memastikan pakaian resmi dan pakaian santai sang penguasa tergantung rapi, pedang bertakhtakan permata terpasang di tempatnya, serta sepatu kulit tergosok mengilap.Di meja kerja, botol tinta, pena bulu, dokumen rapat, peta wilayah, lampu minyak, air
Terakhir Diperbarui : 2026-07-28 Baca selengkapnya