Ada racun yang membunuh dalam hitungan detik.Ada pula racun yang membuat kematian tampak seperti penyakit biasa.Jenis kedua selalu menjadi primadona di balik dinding Harem yang megah namun berdarah.Dayang kepercayaan Selir Layla berjalan menunduk, melintasi lantai marmer paviliun Barat yang dingin.Di depannya, Selir Jihan berdiri mematung di dekat jendela yang terbuka, membiarkan angin malam memainkan helai rambut pirangnya.Suasana di dalam ruangan itu begitu sunyi, hanya menyisakan pendaran lilin yang bergoyang redup."Hamba butuh sesuatu, Selir Agung," bisik dayang itu seraya berlutut, tidak berani mendongak.Selir Jihan tidak langsung menjawab, melainkan berbalik perlahan dengan gerakan anggun.Ia melangkah menuju sebuah meja kayu cendana, lalu jemari lentiknya membuka sebuah kotak beludru kecil.Di dalamnya berjejer botol-botol kaca berukuran jempol tangan."Yang cepat?" tanya Selir Jihan, nadanya datar.Dayang itu meremas ujung pakaiannya sendiri, mengingat kepanikan yang mel
Terakhir Diperbarui : 2026-07-23 Baca selengkapnya