“Maaf, apa di sini ada kamar kecil? Aku ingin menumpangnya sebentar,” ucap Marlon sambil tergopoh-gopoh masuk ke dalam kedai bakpao kaki lima yang bernama bakpao Gemilang. “Oh, ada di dalam, silakan masuk saja,” ucap gadis berambut panjang sepunggung yang rambutnya diikat dengan ikatan rambut berwarna merah itu.“Tapi tolong aku, kalau ada dua orang yang mencariku, bilang saja tidak tahu, mereka itu orang jahat yang mau menyakitiku,” ucap Marlon memohon pada gadis berwajah oval yang wajahnya sangat manis saat dia tersenyum.“Iya, Kak, tenang saja... pergi lah ke belakang,” ujar gadis itu tanpa banyak berkomentar dan bersedia diajak bekerja sama.“Tapi maaf sebelumnya, bisa berikan aku sebuah bakpao, aku juga sangat kelaparan...” jelas Marlon beralasan. “Ambillah..” ucap si gadis segera memberikan sebuah bakpao hangat berwarna putih yang tampak empuk dan mengundang selera, walaupun dia berpikir aneh sekali lelaki yang tak dikenal itu membawa makanan ke dalam kamar kecil, atau mungkin
Read more