“Mengapa kamu dan adikmu, Meygi, tidak saling berkomunikasi?” tanya Marlon melanjutkan obrolannya seputar kehidupan Mr. Knife yang masih bersama di dalam ruang tahanannya.“Kamu pasti tahun pekerjaanku sangat beresiko, makanya aku tak ingin musuh-musuhku tahu kalau aku memiliki keluarga,” jelas Mr. Knife.“Oh, aku paham... tapi, tidakkah kamu tahu kalau Meygi sekarang jadi wanita yang sangat penting pada sebuah kelompok bawah tanah, entah apa namanya aku tidak pasti, yang jelas dia sangat disegani dan dihormati,” jelas Marlon cukup membuat Mr. Knife terkejut.“Kalau memang pilihan hidupnya seperti itu, aku mau berkata apa. Aku hanya bisa berharap dia baik-baik saja dan bisa menggapai impian hidupnya,” ucap Mr. Knife dengan suara tiba-tiba terdengar serak menahan gejolak di dadanya yang sejujurnya sangat merindukan adik satu-satunya itu.“Entahlah, aku merasa yakin suatu hari nanti kalian berdua pasti akan bertemu dan berkumpul kembali sebagai keluarga,” ujar Marlon bicara mengikuti k
Read more