Setelah menenangkan Livia sampai tertidur, Kamila pun naik ke lantai dua dan masuk ke kamar Kayla. Kamila melihat anak itu sedang membaca buku, tetapi bukunya terbalik, sehingga Kamila langsung tahu jika putrinya itu sedang tidak fokus.“Kayla, kamu kenapa? Kalau ada masalah, jangan dipendam sendiri, harus cerita ke Ibu, mengerti?”“Bu, aku nggak apa-apa. Aku cuma mengantuk dan ingin tidur. Sebaiknya Ibu temui saja Nenek.”Kayla langsung naik ke ranjang, memejamkan mata dan pura-pura tidur.“Ibu akan bawa kalian kembali ke rumah Ayah, ayo pergi. Mulai sekarang, Ibu nggak akan membiarkan kalian terpisah lagi dari Ayah. Ibu juga nggak akan lagi dinas ke luar kota. Ibu akan tinggal di rumah untuk menemani kalian.”“Nggak usah. Besok aku masih harus ke sekolah. Aku malas bergerak.” Kayla pura-pura menguap berkali-kali, lalu tidak lama kemudian langsung tertidur.Meski tahu Kayla hanya pura-pura tidur, Kamila tetap pura-pura tidak tahu. Dengan mengendap-endap, Kamila pun keluar dari kamar,
Read more