Daisy menatap foto itu cukup lama. Wajah Selena terlihat jelas di dalamnya, sedang berdiri di depan sebuah kafe yang tidak dikenalnya. Rambut wanita itu tergerai di atas bahu, sementara senyum tipis menghiasi wajahnya. Tidak ada yang aneh dari foto tersebut jika dilihat sekilas. Selena hanya terlihat seperti seseorang yang sedang menunggu atau baru saja bertemu dengan orang lain.Namun perhatian Daisy tidak tertuju pada Selena.Melainkan pada pria yang berdiri beberapa langkah di belakangnya.Wajah pria itu memang tidak sepenuhnya terlihat karena sebagian tertutup bayangan, tetapi bentuk rahangnya, postur tubuhnya, dan cara berdirinya membuat Daisy langsung mengenali sosok yang selama enam tahun hanya hidup dalam potongan ingatannya.Pria yang sama.Pria yang berada di lorong hotel malam itu."Ini ...." Suara Daisy tertahan di tenggorokannya.Lucian segera mengambil ponselnya kembali. "Adrian, kirim foto ini ke tim. Aku mau identitas pria itu ditemukan secepat mungkin."Adrian mengang
閱讀更多