Kebangkitan Sang Bintang Yang Dituduh Berkhianat

Kebangkitan Sang Bintang Yang Dituduh Berkhianat

last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-06-02
โดย:  Divaยังไม่จบ
ภาษา: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
คะแนนไม่เพียงพอ
6บท
3views
อ่าน
เพิ่มลงในห้องสมุด

แชร์:  

รายงาน
ภาพรวม
แค็ตตาล็อก
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป

Enam tahun lalu, Daisy Wilson kehilangan karier, kehormatan, dan pernikahannya dalam satu malam. Dituduh berselingkuh dengan mantan kekasihnya, Daisy menjadi wanita paling dibenci di Cresden. Bahkan suaminya sendiri menolak mempercayainya dan menganggap putri mereka adalah anak pria lain. Selama enam tahun Daisy memilih bertahan. Sampai ia memergoki suaminya tidur dengan sahabat yang selama ini menjadi tempatnya bersandar. Perceraian seharusnya menjadi akhir dari semua penderitaannya. Namun kemunculan kembali Lucian Griffin justru membuka rahasia yang selama ini terkubur. Bagaimana jika skandal yang menghancurkan hidup Daisy ternyata bukan kecelakaan? Dan bagaimana jika orang yang paling ia percaya selama ini adalah dalang di balik semuanya?

ดูเพิ่มเติม

บทที่ 1

001 || Kita Cerai Aja

“Nyonya, Non Evelyn demam lagi. Dari tadi nangis terus nyariin Nyonya.”

Suara panik pengasuh itu terdengar dari balik sambungan telepon. Daisy yang sedang menyusun potongan stroberi di atas cake langsung berhenti bergerak.

“Demamnya tinggi?”

“Iya, Nyonya. Badannya panas banget. Dari tadi juga nggak mau makan.”

Daisy Wilson, wanita berusia 30 tahun itu segera meletakkan spatula di meja dapur toko kuenya.

“Oke, saya pulang sekarang.”

Ia menutup telepon cepat, lalu melepas apron putih dari tubuhnya. Wajah cantiknya yang biasanya tenang kini dipenuhi kecemasan.

“Mina, tolong jaga toko sampai tutup, ya. Kalau ada pesanan masuk lagi, kabarin aku.”

“Baik, Bu Daisy.”

Daisy mengambil tasnya lalu berjalan cepat keluar dari toko kue kecil miliknya di pusat Kota Cresden.

Hujan gerimis turun membasahi jalanan malam. Lampu kota memantul samar di kaca mobil selama perjalanan pulang, tetapi pikiran Daisy hanya tertuju pada putrinya.

Evelyn jarang menangis saat sakit.

Kalau anak itu sampai terus mencari dirinya, berarti kondisinya pasti sangat buruk. 

Sekitar dua puluh menit kemudian, mobil Daisy memasuki halaman rumah besar dua lantai yang selama bertahun-tahun terasa lebih layak disebut neraka.

Ia turun terburu-buru bahkan tanpa memedulikan heels-nya yang mulai basah terkena hujan.

“Nyonya Daisy.”

Pengasuh Evelyn langsung menghampirinya dari ruang tengah.

“Evelyn di mana?” tanya Daisy cepat dengan wajah penuh kekhawatiran. 

“Di kamarnya. Tadi sempat tidur sebentar.”

Daisy mengangguk cepat lalu berjalan menuju tangga. Namun langkahnya melambat saat melewati lorong lantai dua.

Pintu kamar utamanya terbuka sedikit. Dan di detik itu juga, Daisy membelalakkan kedua matanya. 

Tubuh Aiden, suaminya berdiri membelakanginya sambil mencium seorang wanita di dekat dinding kamar mereka. Tangan pria itu menekan pinggang wanita tersebut erat, seolah tidak peduli siapa pun bisa melihat.

Daisy membeku di tempat. Dadanya terasa kosong sesaat.

Pemandangan itu seharusnya tidak lagi mengejutkannya. Lima tahun terakhir, Daisy sudah  sering melihat wanita lain keluar masuk rumah ini. Aroma parfum asing di kamar mereka bahkan telah menjadi sesuatu yang biasa.

Namun kali ini berbeda. Karena ketika wanita itu menoleh pelan akibat terkejut menyadari keberadaan Daisy, wajah yang muncul di hadapannya bukan wajah asing.

Melainkan Selena Morcant, sahabat yang selalu berada di sisinya selama ini.  

Selena langsung mendorong tubuh Aiden pelan saat menyadari Daisy berdiri di depan pintu.

“D-Daisy ....”

Wajah wanita itu mendadak pucat. Rambutnya sedikit berantakan, lipstick merahnya berantakan akibat ciuman beberapa detik lalu.

Sementara itu, Aiden hanya menoleh singkat.

Tatapan pria itu dingin. Ia tampak acuh, tidak panik sedikitpun setelah tertangkap sedang bercumbu dengan sahabat istrinya sendiri.

Daisy merasa tenggorokannya tercekat.

Selama beberapa detik, tidak ada satu pun kata yang keluar dari bibirnya. Ia hanya berdiri diam memandangi dua orang yang paling dipercayainya selama bertahun-tahun.

Lucunya, yang pertama kali ia rasakan bukan marah. Melainkan malu.

Karena selama ini ia selalu menangis di depan Selena. Menceritakan semua penghinaan yang ia terima dari Aiden. Memohon saran tentang bagaimana mempertahankan rumah tangganya.

Dan ternyata wanita yang selama ini berpura-pura menghiburnya justru berada di atas ranjang bersama suaminya sendiri.

“Daisy, dengerin aku dulu ....” Selena melangkah mendekat dengan wajah panik.

Namun Daisy langsung mundur satu langkah. Gerakan kecil itu membuat Selena membeku.

Daisy menatapnya penuh kekecewaan.

“Aku bisa jelasin semuanya.”

Suara Selena terdengar bergetar.

Daisy perlahan mengalihkan pandangannya pada Aiden.

Pria itu masih berdiri santai di dekat ranjang sambil merapikan lengan kemejanya. Tidak ada rasa bersalah di wajah tampannya sama sekali.

Justru Daisy merasa dirinya seperti orang yang mengganggu mereka.

“Sudah berapa lama?” suara Daisy akhirnya terdengar pelan.

Hening.

Selena tampak semakin panik. “Daisy, ini nggak seperti yang kamu pikirin.”

Daisy tersenyum kecil.

Namun senyum itu terlihat jauh lebih menyakitkan daripada tangisan.

“Lucu ya,” bisiknya lirih. “Aku bahkan nggak tahu harus merasa lebih hancur karena suamiku selingkuh atau karena wanita itu ternyata sahabatku sendiri.”

“Daisy ....” Selena mencoba mendekat lagi.

“Aku capek.”

Kalimat itu membuat Selena terdiam.

Daisy menurunkan pandangannya sesaat sebelum kembali menatap mereka.

“Aku capek pura-pura semuanya masih bisa diperbaiki.”

Lima tahun.

Selama lima tahun Daisy bertahan di rumah ini sambil terus meyakinkan dirinya bahwa suatu hari Aiden akan kembali seperti dulu.

Pria hangat yang pernah menggenggam tangannya di depan altar.

Pria yang dulu berkata akan selalu mempercayainya apa pun yang terjadi.

Tetapi sekarang Daisy sadar. Pria itu sudah lama hilang. Mungkin sejak malam itu.

Sejak malam yang menghancurkan seluruh hidupnya enam tahun lalu.

Aiden akhirnya berjalan mendekat. Wajah tampannya tetap datar tanpa emosi.

“Kamu pulang lebih cepat dari biasanya.”

Kalimat sederhana itu terasa seperti pisau yang menusuk dada Daisy.

Tidak ada penjelasan, tidak ada rasa bersalah. Bahkan tidak ada usaha menyangkal. Seolah semua ini memang hal biasa.

Dan mungkin memang benar.

Karena selama bertahun-tahun, Aiden memang tidak pernah lagi berusaha menyembunyikan wanita-wanita lain dari Daisy.

Tetapi malam ini terasa jauh lebih kejam.

Daisy menatap pria itu cukup lama sampai matanya mulai terasa panas.

“Evelyn demam,” ucapnya pelan.

Ekspresi Aiden berubah sedikit.  “Kalau begitu urus anak itu.”

Anak itu, bukan putri kita.

Bahkan setelah lima tahun, pria itu masih menolak mengakui Evelyn sebagai darah dagingnya sendiri.

Daisy menunduk sesaat sambil menggigit bibir bawahnya kuat-kuat agar air matanya tidak jatuh di depan mereka. Ia tidak mau terlihat menyedihkan lagi malam ini.

Tidak di depan Aiden. Dan terutama tidak di depan Selena.

Daisy menarik napas panjang. Dadanya terasa sesak saat menyadari satu hal.

Mungkin malam ini adalah batas terakhirnya.

Selama bertahun-tahun ia terus bertahan, terus berharap, terus memaksa dirinya percaya bahwa rumah tangga mereka masih bisa diselamatkan.

Tetapi sekarang, Daisy lelah. Ia perlahan mengangkat wajahnya menatap Aiden.

“Kita cerai aja.”

Kalimat itu keluar pelan, namun cukup untuk membuat suasana kamar mendadak sunyi.

แสดง
บทถัดไป
ดาวน์โหลด

บทล่าสุด

บทอื่นๆ

ถึงผู้อ่าน

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

ไม่มีความคิดเห็น
6
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status