"Segini cukup, atau mau dicepetin lagi, Sayang?" tanya Teja sembari tetap menggenjot konstan liang kehangatan milik Bianca dari posisi menungging itu.Pria berambut panjang itu menahan kedua pinggul mulus Bianca dengan cengkeraman jemari kekarnya yang kokoh. Pendar hawa murni Qi kebiruan berpendar keemasan mengalir stabil, menjaga stamina dan ketahanan fisiknya agar berada di puncak performa tanpa sedikit pun menunjukkan rasa lelah. Setiap dorongan dari belakang diteruskan dengan irama statis yang melesakkan sepertiga batang perkasanya hingga menyentuh dasar rahim wanita cantik itu."Tambah lagi, Ja. Uh-oh, biar makin kerasa gedenya bobol punyaku, uufh!" geram suara Bianca yang sedikit tertahan rahangnya menahan hentakan milik Teja.Gadis cantik berambut bob yang menumpukan kedua tangannya di bibir kasur itu semakin menekuk badannya ke bawah, sengaja mendorong belahan bokong montoknya lebih jauh ke belakang untuk menyambut serbuan Teja. Matanya menyipit, keningnya berkerut ketat, s
Magbasa pa