"Bianca?" Teja kaget. Pria berambut panjang itu menatap lekat gadis anggun yang berdiri beberapa langkah di hadapannya.Bianca adalah teman masa SMA Teja dulu. Sejak menginjak di bangku kuliah, mereka sudah putus komunikasi karena kesibukan masing-masing dan perbedaan jalur hidup."Kamu tinggal di kota ini, Bi?" tanya Teja heran. Pria itu sedikit tidak menyangka akan bertemu wajah lama dari masa lalunya di hotel berbintang empat ratusan kilometer dari kota asalnya.Bianca mengangguk pelan. "Iya, Ja. Keluargaku dulu kan cuma pendatang di kotamu," jawab Bianca dengan senyuman indah yang mengulas di bibir tipisnya.Bianca adalah sosok gadis muda berusia sembilan belas tahun yang tenang, dewasa, tegas, dan anggun. Latar belakang keluarganya yang kaya raya membentuk perilakunya yang seperti itu sejak dini.Bianca adalah putri seorang CEO perusahaan perhotelan. Parasnya cantik setara para wanita Teja lainnya, tubuhnya tinggi, dan ukuran tubuh sangat proporsional. Buah dada dan bokongnya
Magbasa pa