"Jalan ke Villa Puri," perintah Alvian begitu pintu mobil tertutup rapat. Pemuda itu akhirnya keluar. Nafasnya masih tersengal, menahan amarah di dalam dada.Lily yang duduk di sampingnya menggeleng pelan, dia memegang lengan jas Alvian, memusatkan perhatian pemuda itu agar menoleh padanya. "Tidak mau... Kakak ganteng, Lily mau pulang ke rumah Papa.""Lily suka kasur baru Lily, Lily suka kamar bagus yang Lily punya."Alvian menoleh, dia menatap gadis itu cemas. "Di sana tidak aman untukmu, Ly. Kamu lihat sendiri bagaimana perlakuan keluargamu padamu. Mulai malam ini, kamu tinggal di Villa Puri bersamaku.""Tapi rumah Lily di sana!" rengek Lily sambil memukul pelan paha Alvian. "Mainan Lily, baju-baju Lily, semua ada di rumah Papa! Lily tidak mau ke villa lagi."Alvian memijat pelipisnya, dia menatap Bi Inah di kursi belakang melalui kaca spion tengah.Lily dipenuhi keringat dingin, dia belum bisa meninggalkan rumah itu, belum saatnya."Ayolah kakak ganteng, aku mau pulang ke rumah
Last Updated : 2026-09-22 Read more