Bab 72 Rahang Hongwu menegang kaku. Sesaat, sesuatu yang mentah, jujur, dan tak tertutupi topeng kekuasaan melintas jelas di wajahnya. Ia mundur sedikit agar bisa menatap lurus ke dalam mataku, tak ada lagi sisa-sisa keangkuhan seorang Kaisar. "Ya," jawabnya pelan namun tegas. "Kaulah orang pertama yang membuatku merasa demikian." Ia menghela napas panjang, terdengar seperti pengakuan yang selama ini ia pendam sendirian. "Aku pernah duduk berdampingan dengan banyak wanita, Lianhua. Aku pernah berbagi tempat tidur dengan mereka yang menginginkan kedudukanku, gelarku, dan kekuasaanku. Namun tak satu pun dari mereka yang pernah menatapku seperti caramu. Tak satu pun yang pernah berbicara padaku seolah aku hanyalah seorang pria biasa, bukan penguasa yang ditakuti." Tangannya perlahan terangkat ke pipiku, ibu jarinya mengusap kulitku dengan penuh rasa hormat, gerakan yang pelan dan penuh kesadaran. "Mereka mengejar Kaisar. Tapi
Última atualização : 2026-07-23 Ler mais