Kesedihan yang mendalam membakar dada Dewa saat ia menatap mata bening istrinya. Ia hanya tidak menyangka, Tiara, gadis yang pernah sangat ia cintai, berubah menjadi sosok yang tidak memiliki hati nurani hanya karena cemburu dan obsesinya untuk bisa kembali. Zea sedang hamil besar, dan Tiara justru menjadikan kondisi istrinya sebagai ancaman, yang bagi Dewa, itu adalah sebuah kejahatan yang tidak bisa ia toleransi. Di bawah pendar lampu gantung ruang tengah yang hangat, kejujuran terasa begitu berat untuk diutarakan, namun Dewa tahu ia tak boleh menyembunyikan apa pun dari Zea. "Aku... baru saja dari apartemen Tiara, Zea," ucap Dewa lirih. Suaranya serak, seakan ada beban berat yang menghimpit napasnya. Jantung Zea berdetak hebat. Pegangan tangannya pada kemeja Dewa melonggar seketika. Sorot matanya memancarkan rasa terkejut sekaligus kecewa yang mulai menggenang di pelupuk mata. "Kak Dewa... menemui Mbak Tiara di apartemennya? malam-malam begini?" Dewa cepat-cepat menggen
آخر تحديث : 2026-09-20 اقرأ المزيد