Pria itu tidak menjawab.Tapi tubuhnya bergerak, memeluk lebih erat, dan hidungnya menyentuh leher Helena untuk mencium satu kali dengan lembut yang terasa seperti ucapan terima kasih yang tidak perlu kata-kata.Dan di dalam pelukan itu, di dalam kegelapan yang menyelimuti mereka berdua seperti selimut yang tidak bisa ditembus oleh cahaya mana pun, Helena tahu dengan pasti bahwa ia sudah kecanduan. Bukan pada wajah yang tidak pernah ia lihat, bukan pada suara yang nyaris tidak pernah ia dengar, tapi pada perasaan ini, pada sentuhan ini, pada kegelapan yang telah berubah dari tempat yang paling ia takuti menjadi tempat yang paling ia rindukan.Ia kecanduan pada sesuatu yang bahkan tidak bisa ia definisikan, dan ia tahu bahwa kecanduan yang tidak bisa didefinisikan adalah kecanduan yang paling berbahaya karena ia tidak akan pernah tahu bagaimana cara menyembuhkannya.Pria itu tertidur lebih dulu.Matahari membangunkannya.Bukan sinarnya karena tirai masih menutup rapat jendela, melainka
Read more