"Ah...""Ah. Ah... Hah.."Napas Helena keluar dalam hembusan pendek dan berat, dadanya naik turun tak beraturan di bawah bobot tubuh Marquess Laurent.Rambutnya kusut, menempel di leher dan dahinya yang memerah. Seluruh tubuhnya terasa seperti terbakar panas yang mengalir dari titik pertemuan mereka, menjalar ke perut, ke dada, hingga ke ujung jari-jari kakinya yang menekuk kuat."Ugh—"Suara itu rendah dan berat, hembusan nafas menyapu seluruh wajah Helena. Ia tahu lelaki yang bahkan tidak bisa ia lihat wajahnya ini tengah terlarut dalam penyatuan pada malam pernikahan ini.Nafas Helena memburu, lututnya jatuh kesamping, membuka dirinya lebih lebar untuk pria diatasnya.Helena berusaha melihat sosok di hadapannya dalam kegelapan. Lampu di kamarnya sengaja dimatikan, hanya cahaya bulan dari jendela menerangi ruangan samar-samar.Sejak tiba di Kastil Laurent, ia sudah diberi tahu bahwa lampu tidak boleh dinyalakan saat Marquess Laurent datang, karena ia tidak menyukai cahaya, dan pelan
最後更新 : 2026-06-08 閱讀更多