Mama Saras dan Papa Wira bergantian memberikan wejangan pada anak satu-satunya mereka. Dan saat Mama Saras selesai memberikan nasehat untuk Dewa terdengar suara deru mobil memasuki halaman rumah, disusul suara pintu utama yang terbuka.Sesosok gadis muda dengan pakaian kasual namun tampak kusut melangkah masuk ke dalam rumah dengan wajah lesu. Itu Diana.Diana sempat terkejut melihat keberadaan ayahnya yang duduk di ruang tengah bersama Opa dan Omanya. Langkah kakinya sempat tertahan."Diana," panggil Mama Saras dengan lembut, mencoba memecahkan kecanggungan."Udah pulang, Cucu kesayangan Oma? Sini duduk dulu sama Oma, Opa, dan Ayah."Diana meremas tali tas nya, matanya melirik ke arah Dewa yang menatapnya dengan pandangan lurus namun teduh."Diana capek, Oma. Mau langsung ke kamar saja ke atas, mau mandi," jawab Diana pelan, berusaha menghindar."Diana, Ayah ke sini sengaja untuk jemput kamu," potong Dewa, suaranya terdengar bariton dan tegas namun tidak ada nada kemarahan di sana."
Magbasa pa