***"Bagaimana? Masakannya tidak cocok dengan seleramu, Kila?" Anita menatap Kila yang sejak tadi terlihat tidak tenang."E-enak, Bu." Kila buru-buru menyuapkan steak ke mulutnya lagi.Sebenarnya, dia hanya merasa aneh. Duduk tanpa celana dalam membuatnya canggung dan sedikit kedinginan. Setiap kali bergeser di kursi, dia semakin merasa tidak nyaman.Di sampingnya, Aksara menahan tawa.Kila meliriknya kesal. Entah apa maksud pria itu menggodanya seperti ini!"Kila, kamu sekretaris di kantor cabang?" tanya Kalandra."I-iya, Pak Direktur.""Sudah berapa lama?""Dua tahun, Pak.""Dua tahun?" Kalandra mengangguk. "Kamu tahu alasan Ayah memindahkan Aksara ke kantor cabang itu?"Kila menggeleng."Karena banyak laporan pekerjaan yang macet di sana.""Iya, Pak. Sebelum Pak Aksara datang, manajemennya memang tidak seketat sekarang. Saya juga tidak pernah dilibatkan dalam rapat pekerjaan. Biasanya saya hanya menangani administrasi."Kalandra mengangguk memahami."Kalau begitu, selama ini Aksara
Last Updated : 2026-09-01 Read more