***Aksara menghentikan mobilnya di seberang halte bus. Dari balik kaca, dia melihat Kila berjalan menjauhi halte, berusaha menghindari lalu-lalang orang yang berebut menaiki bus yang baru saja berhenti.Aksara menghela napas panjang.Andai saja Kila mau menurut dan membiarkan sopir kantor mengantarnya setiap hari. Namun, Kila bukan wanita manja yang suka merepotkan orang lain.Untungnya, pagi itu cerah. Setidaknya, Aksara tidak perlu terlalu mengkhawatirkannya.Dia hanya ingin memastikan Kila tiba di kantor dengan selamat.Beberapa saat kemudian, Kila berhenti di depan toko barang antik. Seorang pria keluar menyambutnya.Aksara mengenali pria itu.Raynar.Pria dengan warna mata berbeda yang pernah ditemuinya sebelumnya.Kila dan Raynar mengobrol sebentar. Tidak ada yang terlihat mencurigakan. Tak lama kemudian, Raynar kembali masuk ke dalam toko, sementara Kila tetap menunggu di luar.Beberapa saat kemudian, Raynar keluar membawa sebuah kotak berwarna merah.Dia membuka kotak itu di
Last Updated : 2026-09-03 Read more