Di ruang tengah apartemen yang luas itu, suara gelak tawa bocah laki-laki terdengar menyatu dengan alunan lembut televisi. Lilis berdiri sebentar di ambang pintu kamar, mengamati pemandangan di depannya. Di atas karpet bulu yang empuk, Brandon tampak bertekuk lutut, sibuk menyusun pasukan robot mini berbentuk pahlawan Avengers bersama Juna. Lilis tersenyum tipis. Pemandangan itu terasa begitu hangat. Namun, ia menyimpulkan sederhana bahwa Brandon hanya sedang bersikap ramah sebagai tuan rumah yang baik. Lilis sama sekali tidak tahu kalau di balik tawa hangat itu, otak pengacara Brandon sedang bekerja menyusun strategi besar. "Mbak Lilis, yuk saya bantu tidurkan Dek Vivian," bisik Bu Siska pelan agar tidak mengganggu fokus Juna. Lilis mengangguk. "Iya, Mbak Siska. Makasih ya." Begitu pintu kamar tidur tertutup rapat dan Lilis tak lagi terlihat, Brandon langsung melancarkan aksinya. Pria itu memajukan duduknya, mendekati Juna yang sedang memegang robot Iron Man. "Juna," pangg
Last Updated : 2026-07-23 Read more