"Janji, Nyonya," ucap Alina, suaranya bergetar, memecah keheningan yang sempat tercipta di antara mereka. Air mata yang sejak tadi menggenang di pelupuk matanya akhirnya meluncur deras, membasahi pipi. Manik mata Alina menatap lurus pada Nyonya Ella, membalas genggaman tangan wanita tua itu dengan sama eratnya, seolah menyalurkan seluruh ketulusan yang bermekaran di dalam dadanya. "Saya berjanji dari lubuk hatiku yang paling dalam," lanjut Alina, menegaskan setiap kata yang keluar dari bibirnya, "Saya akan menyayangi Sean dan Tuan Reynard dengan segenap jiwa saya. Saya tidak akan pernah membuat mereka kecewa, apalagi meragukan keberadaan saya di sisinya. Saya berjanji, Nyonya." Nyonya Ella menghela napas lega, senyum tipis yang sarat akan kehangatan mengembang di bibirnya. Tangan tuanya yang lembut terangkat, mengusap air mata di pipi Alina dengan penuh kasih sayang, layaknya seorang ibu kepada putrinya sendiri. "Memanggilku Nyonya lagi?" goda Nyonya Ella lembut, mencoba mencairka
Última atualização : 2026-10-01 Ler mais