Kemenangan mutlak atas Haryo malam itu menjadi titik balik yang melesatkan posisi Mira, bukan hanya di dalam rumah, tetapi juga dalam urusan bisnis Brata Yuda. Kepercayaan Brata kepadanya kini begitu besar, sampai-sampai perkataan Mira nyaris tak pernah lagi dipertanyakan. Keesokan paginya, suasana di meja makan terasa berbeda. Brata yang sudah rapi dengan kemeja kerjanya menatap Mira yang sedang menuangkan kopi untuknya. Mengingat ancaman dan kedatangan Haryo kemarin, rasa khawatir yang mendalam muncul di dada Brata jika harus meninggalkan gadis itu sendirian di rumah. "Bersiaplah, Mira," perintah Brata tiba-tiba, memecah keheningan pagi itu. Mira menghentikan gerakannya, menatap Brata dengan kening berkerut bingung. "Bersiap kemana, Mas?" "Ikut aku ke kantor perkebunan. Aku tidak akan meninggalkanmu sendirian di rumah ini sementara pria tua bangka itu masih berkeliaran mencari celah," ucap Brata tegas, meneguk kopinya. "Mulai hari ini, tempatmu ada di sampingku. Di mana pun ak
Terakhir Diperbarui : 2026-08-16 Baca selengkapnya