Di bawah terik matahari JPO Kota A yang menyengat, atmosfer terasa mencekik. Yuda, pemuda yang baru saja dirobohkan oleh palu godam karma, menolak percaya pada rentetan kebenaran brutal dari mulut Riana. "Bohong! Lo pasti nipu gue, Riana!" raung Yuda histeris, air mata bercampur keringat mengotori wajahnya. Ia bangkit berdiri dengan langkah gontai, kakinya gemetar hebat. Ia berlari turun dari tangga JPO, menerobos kerumunan orang yang menatapnya aneh. Di dalam kepalanya yang kacau, logikanya berontak. Sekalipun ayahnya benar-benar mati mendadak hari ini, ibu tirinya tidak mungkin tega mengkhianati dan membawa kabur harta mereka! Dalam ingatan Yuda yang naif, selain ayahnya, ibu tirinya yang cantik dan lembut itu adalah orang yang paling menyayangi dan memanjakannya. Pasti ada kesalahan. Ia harus pulang sekarang juga! Riana menatap punggung Yuda yang menjauh dengan tatapan datar. Dari ingatan dan pindaian mata batinnya, Riana mengetahui persis runtutan takdir keluarga Yuda. O
آخر تحديث : 2026-08-13 اقرأ المزيد