“Nikmati aja,” bisik Rolan.Rolan kemudian mengubah posisi, dirinya berada di atas dan Miranda berada di bawah tubuhnyaLelaki itu tidak sabar, melucuti semua pakaian Miiranda dengan paksa, lalu mulai menjelajah tubuh kurus yang terus meronta itu.Kecupan Rolan begitu lembut meski dalam keadaan mabuk, tangannya merayap, meremas titik kenikmatan Miranda. Perlahan wanita itu mulai menikmati setiap sentuhan, terlebih sesuatu di balik pakaian dalam Rolan menggodanya.“Mira, aku menyukaimu … aku mencintaimu entah sejak kapan. Jangan coba-coba kabur dariku,” bisik Rolan sambil menggigit pelan telinga Miranda.“Tuan, Anda mabuk,” sahut Miranda dengan suara bergetar.Rolan melepaskan helai kain yang menghalangi di tubuhnya, kini kulit mereka saling bergesekan tanpa ada penghalang, jemari Rolan bergerak lincah, diiringi sapuan lidah yang mulai menjelajah tubuh Miranda.Tidak ada yang luput dari sapuan indera perasa itu, mulai belakang telinga, leher, dua benda kenyal yang menggemaskan, perut h
最終更新日 : 2026-07-14 続きを読む