Malam itu, Kaivan pulang ke rumah orang tuanya dengan pikiran yang masih dipenuhi berbagai persoalan yang begitu rumit, mulai dari penolakan Alesha di taman kampus, kedatangan Vanessa yang penuh ancaman terselubung, hingga kabar mengejutkan dari Bimo tentang tender paksa yang diumumkan Abitama. Namun di antara semua itu, kotak beludru berisi kalung yang dikembalikan Alesha masih terus terngiang di pikirannya, mengingatkannya pada satu hal yang selama ini belum sepenuhnya ia pahami.Ia menemukan Lavienna sedang duduk sendirian di ruang keluarga, meminum teh hangat sambil menatap kosong ke arah taman belakang rumah yang mulai gelap. Kaivan melangkah mendekat, duduk di sofa seberang ibunya dengan wajah yang begitu serius, membuat Lavienna langsung menoleh dengan raut penuh perhatian."Ma, aku ingin bertanya sesuatu," ucap Kaivan pelan, suaranya begitu hati-hati, s
Terakhir Diperbarui : 2026-09-02 Baca selengkapnya