Brak. Jendela kamar milik seorang pria terbuka lebar, hingga menimbulkan suara dobrakan yang cukup kuat. Pria yang masih terpejam dalam tidurnya tidak terusik sama sekali, meski angin kencang menerpa gorden penutup kaca jendela. "Dia pria yang aku cari," jari-jari panjangnya mengelus lembut bagian dada pria yang masih tertidur pulas. "Dadanya yang kekar, otot perut yang sixpack, dan dia memiliki kemaluan yang tidak dimiliki hantu mana pun itu?" ucapnya dengan tersenyum bangga. Dia semakin tidak terkendali, kedua tangannya mulai melakukan hal yang dia inginkan. Wajahnya yang penuh luka-luka mendekat ke arah dada pria itu. Mengendus, menciumi, dan lidah panjangnya menjilati pangkal leher. Seakan terbawa suasana, pria itu merasakan hal yang sama meski dalam kondisi tertidur pulas. Ia bergerak gelisah ke kanan dan ke kiri. Celana boxernya memperlihatkan gundukan yang sangat besar. "Kau meresponnya, sayang?" Semakin pria itu terbawa suasana, semakin gencar Sari melakukan hal di l
Dernière mise à jour : 2026-06-25 Read More