Pintu ganda ruangan CEO berdebum menutup rapat.Sebelum Lara sempat meletakkan map dokumennya di atas meja marmer, Damian sudah menyambar pergelangan tangannya. Tanpa mengucapkan sepatah kata pun, pria itu menarik Lara melintasi ruang kerja yang luas, menuju sebuah pintu panel kayu tersamar di sudut dinding.Itu adalah ruang istirahat pribadi Damian, sebuah ruangan kedap suara yang hanya berisi sofa santai, lemari pakaian ganti, dan kamar mandi dalam.Brak!Damian menutup pintu ruangan kecil itu dengan punggungnya, menguncinya dari dalam."Damian, apa-apaan—hmphh!"Kalimat Lara terputus seketika saat tubuh tegap Damian merangsek maju, mengikis seluruh jarak di antara mereka. Kedua tangan pria itu menangkup rahang Lara dengan cengkeraman erat, lalu membungkam bibir wanita itu dengan ciuman yang kasar, menuntut, dan dipenuhi rasa frustrasi yang membakar sejak semalam.Damian menciumnya seolah kehabisan udara, berusaha melenyapkan sikap dingin, jarak, dan kepatuhan yang Lara tunjukkan
Última actualización : 2026-08-19 Leer más