Usai terlepas dari kejaran obsesif Ryan di kampus, Elena bergerak secepat kilat. Tanpa membuang waktu untuk beristirahat, ia berganti pakaian seragam perawat di ruangan biasanya. Ia melangkah mantap menyusuri koridor steril lantai ICU VIP.Ia memasuki ruangan Julian. Suasana tenang nan remang langsung menyambutnya. Elena meletakkan nampan sanitasi di atas meja kaca, lalu melangkah mendekati ranjang. "Julian, aku datang lagi," bisik Elena lembut sambil menggenggam jemari kekasihnya. Di sana, Julian terbaring kaku. Wajah tegas yang biasanya memancarkan aura dominasi itu kini tampak begitu pucat dan ringkih.Saat mengusap garis rahang pria itu, bayangan wajah Ryan yang menyeringai di kampus tadi mendadak melintas di benaknya. Tiba-tiba ide liar yang lahir dari rasa putus asa, terbersit di kepala Elena.Dokter Brian pernah mengatakan bahwa terkadang, emosi yang kuat atau dorongan pemicu dari luar bisa menembus alam bawah sadar seorang pasien koma.Emosi apa yang paling membakar seora
Last Updated : 2026-09-21 Read more