Melihat tatapan mata Julian yang tertuju pada buket mawar merah yang hancur di tanah, barulah Elena tersadar sepenuhnya. Kesadaran itu menghantam kepalanya bagai petir.Rasa cemburu buta. Julian senekat ini, hanya karena terbakar cemburu melihat ada pria lain yang mendekatinya.Elena menghela napas pasrah, dadanya berdesir antara gemas dan jengkel. Kekasihnya ini memang pria berkuasa yang ditakuti di dunia bisnis, tetapi jika sudah menyangkut dirinya, akal sehatnya seolah menguap tak berbekas. Namun, Elena tahu betul tabiat Julian. Jika ia tidak mengendalikan situasi ini sekarang, kekasihnya itu bisa saja menghancurkan hidup Ryan dalam hitungan detik."Julian, tenang dulu," bisik Elena pelan, mengusap lengan pria itu untuk meredam aura membunuh yang menguar pekat.Gadis itu memutar tubuhnya sedikit, menatap Ryan yang masih mematung dengan raut canggung. Elena berdehem pelan untuk mengurai ketegangan di udara."Ryan, kenalkan, ini Julian ... pacarku," ujar gadis itu memperkenalkan, me
Last Updated : 2026-10-05 Read more