"Mari kita rayakan kebebasanmu hari ini, Alina," ajak Adrian mantap.Adrian membukakan pintu mobil sedan hitam untuk Alina, lalu ia mengisyaratkan sopirnya untuk bersiap. Alina melangkah masuk ke dalam kabin mobil, kemudian memperbaiki posisi duduknya."Kita mau pergi ke mana, Adrian?" tanya Alina penasaran.Adrian menyusul masuk ke kursi sebelah, lalu menatap Alina dengan binar mata yang hangat. "Ke tempat paling tenang yang bisa membuatmu melupakan seluruh beban Maheswari Group.""Aku masih harus mengurus laporan keuangan perusahaan, Adrian," sanggah Alina cemas.Adrian melambaikan tangannya pelan, lalu tersenyum tipis. "Pak Dimas sudah mengambil alih tugas itu untuk hari ini, jadi kamu tidak perlu khawatir."Alina menghembuskan napas panjang, lalu menyandarkan punggungnya ke sandaran kursi yang empuk. Rasa lelah yang teramat sangat membuat pertahanannya runtuh."Terima kasih karena selalu memikirkan segalanya untukku," bisik Alina lembut."Aku melakukan ini karena aku peduli padamu
Terakhir Diperbarui : 2026-07-27 Baca selengkapnya